Selasa, 27 Oktober 2015

Radio Favorit


Selasa, 27 Oktober 2015 | 23.00 WIB

Saya sangat suka dengerin radio, bahkan sudah hobby. Salah satu penyebabnya mungkin karena radio adalah alat elektronik/komunikasi yang pertama kali ada di rumah saya, bahkan tv kalah. Punya radio ketika masih SMP, tahun 1998. Telat banget ya, mungkin teman-teman udah punya dari kecil, dengerin Nini Pelet, Mak Lampir, Tutur Tinular, dsb. Jadi saya gak sempat dengerin sandiwara radio legenda tersebut.
Punya tv bahkan pas udah kerja, tahun 2007. Makanya gak begitu suka dengan nonton tv.

Dengerin radio bisa jadi aktivitas yang menyenangkan. Alasannya, semacam ada komunikasi lebih intim dengan penyiarnya. Beda dengan tv. Bahkan saking senangnya, bisa ngefans dengan acara/penyiarnya.

Saya juga punya beberapa radio favorit sejak SMP sampai sekarang.

RWK FM (Radio Wijaya Kusuma). Radio di Klaten ini mungkin dominasi anak muda waktu itu, tahun 1999-an. Paling seru pas kirim salam dan request lagu waktu jam 7 malam. Penyiar favoritnya Almas Anansa. Suaranya berat, orangnya gaul, bahkan dia masih ikut sejawainoman, pemuda karang taruna yang melayani tamu di resepsi.

Jogja Radio. Bermarkas di Jakal km 17, radio yang mirip Prambors ini bahkan saya pantengin dari jam 6 pagi sampe 12 malam. Penyiarnya gaul abis dan muda banget. Saya yang usia SMA menuju kuliah ngerasa klop dengan format penyiarannya. Sempat ada kuis tebak-tebakan yang baru bisa kejawab satu bulan kemudian, si pemenang dapat 3,5 juta kayaknya. Nilai yang cukup banyak waktu itu.

Hardrock FM. Mulai kuliah di STAN Jakarta tahun 2000, iseng-iseng dengerin radio, dapat channel radio ini. Penyiarnya Melanie Ricardo, sangat vokal dan pinter bikin pagi jadi ceria. Alhasil, saya sering telat masuk kampus gara-gara mantengin siarannya.

Female Radio. Tahun 2005 suka dengan acara Dongeng Pagi yang dibawain Poetri Soehendro. Asyik juga dengerin acara khusus anak untuk pagi hari. Malam hari acaranya After Hour oleh Rudi Dahlan. Ini penyiar super keren. Malam terasa syahdu. Obrolannya pun khas untuk pendengar usia 25-35 tahun.

Rock FM Ambon. Acara favoritnya My Song. Suara penyiarnya melankolis dan enak. Saya bahkan sempat bela-belain untuk ketemu langsung dengan penyiarnya. Ngobrol panjang lebar tentang acara tersebut. Sayang radio ini udah gak siaran lagi.

Swaragama FM. Suka dengan Dreamland jam 9-12 malam. Topik yang dibahas seputar kuliah dan permasalahan sehari-hari, dengan suasana melow. Namun, mulai 5 Oktober kemarin ada rolling penyiar dan nuansanya pun tidak syahdu lagi.


Sabtu, 24 Oktober 2015

Menang Kuis KLA Project di Swaragama FM

24 Oktober 2015 | 09.30 WIB

Kamis malam, tanggal 30 Juli 2015, sebagaimana biasa saya main tenis di Lapangan Sinduadi. Kebetulan waktu itu pulang agak larut. Setelah mandi, iseng-iseng buka laptop, browsing. Sekalian streaming jogjastreamers.com, situs streaming radio di Jogja dan sekitarnya. Saya streaming radio favorit, 101.7 Swaragama FM. Dalam acara Dreamland, penyiarnya mengadakan kuis dengan hadiah tiket gratis Kla Project pada 1 Agustus 2015, dan kebetulan ini adalah hari terakhir kuisnya.

Pertanyaannya simpel, diputerin lagu "Tak Bisa ke Lain Hati" tanpa lirik, kemudian disuruh nebak warna apa yang muncul dalam lirik lagu tersebut. Saya tahu jawabannya, merah jambu. Liriknya khan "Bulan merah jambu, luruh di kotamu....". Saya ikut kuis via sms.
Ketika asyik browsing, tiba-tiba hp berdering, sempat kaget karena no teleponnya 0274, lokal area Jogja. 

Ternyata yang meenelepon adalah penyiar Swaragama tersebut, dan mengonfirmasikan bahwa saya menang kuis. Sempat diajak ngobrol seberapa ngefans sama Kla, diminta nyanyiin sedikit, sampai ditanyain kalo merah jambu itu bahasa Inggrisnya apa? Karena saking seneng, akhirnya panik dan gak bisa jawab bahasa Inggrisnya tersebut. Hehehe. Untuk pengambilan hadiahnya, diminta untuk menelepon kantor pada jam kerja.
Dulu, saya pernah terpikir untuk memberi bingkisan (semacam sarapan atau kue) untuk penyiar radio, dan itu harus radio favoritku. Sebenarnya ide ini aslinya dari salah seorang pendengar setia Female Radio, tahun 2004-an, berarti masih frekuensi 100.2 FM, sekarang sudah 97.9 FM. Seorang anak SD yang bela-belaian ke studio Female untuk memberi sarapan kue ke penyiar favoritnya, pendongeng terkenal Putri Suhendro. Kebetulan tiap pagi Senin s/d Jumat jam 6 - 7 pagi itu acara khusus untuk anak-anak, ada dongeng, telepon kepada pendengar cilik, lagu anak-anak.

Tanpa pikir panjang, besok malamnya saya ajak istri untuk memberi bingkisan kecil, sekaligus sebagai ucapan terima kasih atas tiket gratis. Karena sudah malam, saya rasa pizza yang paling pas. Jam 10 saya beli pizza di Jakal, masih panas, kemudian saya bawa ke kantor Swaragama di Kompleks Bulaksumur, UGM. Ditemui Mbak Rachel, co-announcer Dreamland (penyiar utamanya Dimas Daniel dan Falafu). Mbak Rachel sampe kaget saya bawain bingkisan tsb.

Setelah itu, saya mampir makan (karena udah lapar) di Tora-Tora, perempatan MM UGM. Sembari menunggu makanan belum datang, saya dengerin Swaragama via HP. Penyiarnya ngucapin terima kasih atas bingkisan tsb, dan gak lupa menawarkan ke pendengar lain untuk mengikuti jejak saya. Hehehe.. Sampe posting di twitter mereka.

Tanggal 1 Agustus saya akhirnya bisa nonton konser Kla, dengan tema "Pulang ke Kotamu", sesuai lirik pertama lagu "Yogyakarta". Sempat terharu dengan lagu tersebut karena gak lama lagi saya akan meninggalkan kota ini. Ya, tugas belajar sudah hampir selesai... Hiks hiks hiks.. Sebenarnya sih pengen lama-lama di kota ini, tapi kewajiban untuk balik ke kantor tidak mengizinkan.

Semoga lain waktu, entah di kota mana, saya bisa "Pulang ke Kotamu" dalam pangkuan "Yogyakarta" yang berhati nyaman dalam bekerja dan penempatan di sini.
Aamiin.
Jl. Monjali, Sinduadi, Jogja